Posted by: Holdani R. | January 31, 2011

Cerita sampingan Resident Evil Outbreak part 3

Tiba tiba terdengar suara tembakan beberapa kali. zombie zombie itu terkena tembakan tembakan tersebut tepat di kepala mereka. Segera ku berbalik dan melihat seorang polisi baru saja menembak mereka. Perasaan ku agak sedikit tenang.

Polisi itu mendekati kami.
”Apakah kau orang yang menelpon kami tadi? Kau tinggal di Racoon Center 136568?” Polisi itu bertanya.
”Ya. .itu kami. .” jawabku sambil merangkul Jane yang ketakutan.
”Kalian berhasil sampai sini. .bagus. .” polisi itu tampak senang.
”Ah ya. . Namaku Bill. .”
”Aku Steve, dia istriku, Jane” aku memperkenalkan diriku dan Jane.
”Oke Steve dan Jane. . Ikuti aku” polisi itu mempin jalan ke arah Sebuah mobil polisi.
”Apa yang terjadi?” Aku bertanya.
”Haaaaaa. . .banyak yang menanyakan hal itu. .”
”Lalu?”
”aku tak bisa menjawabnya. . Lebih tepatnya aku juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi” Jelas Bill, polisi berambut hitam dengan sedikit uban dirambutnya.
Bill membuka pintu mobil polisi tersebut dan mengisyaratkan kami untuk masuk. Kami pun masuk dan duduk di kursi belakang. Lalu ia pun masuk. Ia menyalakan mesin mobilnya dan menggerakkan persneling. Mobilnya pun bergerak.

”Hey . .kalian. .jika haus. .aku punya sebotol minuman di belakang. .kau melihatnya kan” Bill menawarkan.

Kuambil botol tersebut, membukanya dan minum. Kutawari Jane, ia pun minum juga terlihat sangat kehausan.

”Terima kasih. .” Ucap jane
”Ya. .sama sama” jawab bill singkat.
Ku lihat sekeliling melalui jendela mobil, susana sangat sepi. Rumah, kafe, toko. Tidak ada orang. Hanya zombie zombie berkeliaran.

”Sejak kapan ini terjadi?” tanya ku.
Bill melihat ku melalui kaca tengah.
”Tiga jam yang lalu adalah kasus pertama. Seorang laki laki diserang dan dimakan beberapa orang. .”
Jane menggenggam tangan ku erat.
”Kami mengirim orang ke lokasi. . Tapi tak ada hasil. .Lalu beberapa orang menelpon dengan kasus yang sama. . ”
Aku mengingat diriku yang melakukan hal yang sama.
”3 tim kami kirim ke tkp. . . Hasilnya sama seperti tim pertama” kata Bill menjelaskan.
”lalu ada telpon berikutnya. .aku dan teman ku yang berangkat kesana. . .ada sekitar 20 zombie disana. . .temanku tewas menyelamatkan ku. .” Jelas Bill.
”Aku turut berduka. .” jawabku.
”Ya. . .”

Kami memasuki jalan yang agak besar. Agak lebih sepi dari jalan sebelumnya. Di pinggir jalan kulihat ada seorang wanita dengan baju kantornya berwarna merah sedang berjalan membawa pistol. Aku menyuruh Bill untuk berhenti.

Aku keluar dari mobil setelah mengatakan aku akan baik saja kepada Jane.
”Hey. .kamu. .” panggilku.
Wanita itu menengok ke arah ku, mengarahkan pistolnya. Wanita berambut pirang itu terlihat sangat sigap.
”Tenang. .aku . .manusia. .tenang”
kata ku sambil mengangkat tanganku.
Ku jelaskan apa yang terjadi pada kami.
”Jadi. .kalian sudah tahu?” Dia bertanya. Wanita itu bernama Victoria. Dia pun ikut naik mobil bersama kami.

”apa? Tahu apa?” Bill menjawab.
”Apa yang terjadi. .” jelas Victoria
”Tidak. .apa kau tahu?” Jawab Bill
Victoria melihat kami. Lalu ia terlihat berfikir sejenak.
”Sebenarnya kalian tidak perlu tahu. . .”
”Kami perlu tahu!” jawab ku keras.
Victoria menatap ku. Agak lama, lalu ia melepaskan pandangannya ke jalanan.
”. . . Umbrella Corporation. . .” ucap Victoria.
‘Umbrella Corporation? Perusahaan yang bergerak dibidang Kesehatan dan Teknologi Farmasi. Ada apa dengan Perusahaan itu?’ Pikirku dalam hati.
”Firasatku benar. .sejak awal aku merasa ada sesuatu dibalik Umbrella Corporation. . .walaupun sebagian besar dana pembangunan adalah sumbangan dari mereka. . .tak mungkin mereka tak menginginkan sesuatu” jelas Bill.
‘Ya. .yang dikatakan Bill benar. .ada yang aneh jika Umbrella tidak menginginkan sesuatu dibalik sumbangan yang banyak itu. .hampir semua gedung besar di kota Racoon dibuat dari sumbangan mereka, Rumah sakit, kantor kantor, bahkan Mall mall. .tapi apa yang mereka inginkan?’


Responses

  1. Bagaimana pembaca sekalian?
    Makin seru ga nih ceritanya? Semoga menghibur.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: