Posted by: Holdani R. | March 20, 2012

Brother’s Keeper 2 – Another Story of Cain

Setelah pikiranku sudah kembali fokus, aku
menyiapkan diriku dengam mengenakan jubah
yang terbuat dari kulit binatang. Ku ambil tongkat
ku yang terbuat dari ranting pohon yang
kutemukan di perjalanan ku. Tongkat ini telah
banyak membantu ku melawan setan setan itu. Ya,
aku dikejar kejar oleh setan. Setan yang terkutuk.
Mereka mengejarku, ingin membunuhku dan
membawaku bersama mereka. Aku tahu aku
memang telah berdosa karna telah membunuh
Abel, tapi aku yakin aku harus tetap hidup, setelah
Abel muncul dalam mimpiku dan berkata bahwa
aku harus tetap ‘berjalan menuju arah cahaya, dan
jangan biarkan setan menangkap mu’.
Matahari sudah mulai memancarkan panasnya
lagi, ini sudah beberapa jam setelah aku bangun
tadi. Aku sudah berjalan jauh di padang gersang
ini. Kulihat ada sebatang pohon besar yang
rindang, aku memutuskan untuk beristirahat di
bawah pohon itu. Kurebahkan tubuhku,
memejamkan mata sambil menenangkan
pikiranku.
”Cain. . .”
Terdengar suara Abel.
”Cain. . .dengarkan aku. .” Abel melanjutkan.
”Seperti yang sudah kubilang sebelumnya, aku
tidak membencimu karna telah membunuhku, itu
bukan salahmu, itu adalah ulah setan itu, dan
sekarang mereka sudah berada di dekat mu,
larilah. .” suara itu menghilang.
Kubuka mataku dan melihat sekeliling, kulihat asap
hitam muncul dari arah aku datang tadi. Asap yang
membuat tumbuhan yang disentuhnya menjadi
layu. Asap yang membuat udara menjadi kotor.
Asap itu adalah setan setan yang mengejarku, ya
mereka Setan itu!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: